Profil Risiko Investasi
Konservatif, moderat, atau agresif?
13 pertanyaan, dari instrumen yang sama dipakai penasihat keuangan, jawab sejujurnya, gak ada jawaban benar/salah.
Mereproduksi 13-Item Risk Tolerance Scale (Grable & Lytton, 1999, Financial Services Review) item per item, salah satu instrumen toleransi risiko yang paling sering dikutip di riset perencanaan keuangan. Hanya angka rupiahnya yang disesuaikan, rasio antar pilihan dan bobot skornya dipertahankan persis.
Pertanyaan seputar profil risiko investasi
Apa itu profil risiko investasi?
Profil risiko adalah ukuran seberapa besar kamu sanggup menerima naik-turunnya nilai investasi tanpa panik jual rugi. Ada tiga kategori umum: konservatif (gak tahan rugi besar), moderat (tahan rugi sedang), dan agresif (tahan rugi besar demi potensi untung lebih tinggi).
Kenapa perlu tes profil risiko sebelum mulai investasi?
Karena instrumen investasi yang cocok buat satu orang belum tentu cocok buat orang lain. Investor konservatif yang salah pilih instrumen agresif berisiko panik dan jual rugi pas pasar turun, padahal harusnya nunggu.
Apakah hasil tes ini akurat secara ilmiah?
Kuis ini pakai 13-Item Risk Tolerance Scale dari Grable & Lytton (1999), instrumen yang dipublikasikan di jurnal Financial Services Review dan jadi salah satu yang paling sering dipakai/dikutip di riset perencanaan keuangan, termasuk oleh penasihat keuangan berlisensi.
Setelah tahu profil risiko, langkah selanjutnya apa?
Pastikan dulu fondasi keuangan aman, dana darurat cukup dan utang terkendali, sebelum mulai investasi sesuai profil risiko kamu. Coba Cair Check dulu buat ngecek kondisi itu.